sewa mobil elf di jakarta selatan

PETA JAKARTA PENGERTIAN DAN SEJARAH LENGKAPNYA KAMU HARUS TAHU

Peta Jakarta merupakan sebuah peta permukaan bumi yang dapat dibuat juga menggunakan berbagai proyeksi peta. Dengan Peta Jakarta ini dapat berupa sebuah peta politik bahkan fisik. Tentunya dengan tujuan utama peta politik juga merupakan menunjukkan batas teritorial. Tujuan nya peta fisik ini untuk menampilkan fitur geografi seperti pegunungan, jenis tanah atau juga penggunaan tanah nya. Tentu saja hidup di zaman ilmu pengetahuan dan telah terbuka secara umum pastinya. Memudahkan kamu dan kita semua dalam mencari informasi berkat berbagai penemuan dan juga penelitian yang dilakukan. Jika kamu ingin mengetahui juga letak pasti suatu negara yang belum pernah dikunjungi bahkan sama sekali asing. Maka kamu bisa membentangkan peta dunia untuk mengetahuinya. Tentu saja keberadaan Peta Jakarta ini sudah seperti yang kamu kenal dan tidak lepas dari perkembangan peradaban makhluk hidup. Dan manusia sendiri pun juga butuh alat bantu penunjuk arah dan tempatnya. Khususnya bagi para pelayar yang juga siap menjelajah lautan luas. Bahkan tidak ada penunjuk arah yang pasti di laut dan dengan kemunculan bintang utara pastinya harus menanti sampai malam hari. Dengan kompas dan peta lah yang menjadikan acuan teman sejati nya. Sejarah juga telah mencatat bahwa aktivitas pelayar lah yang sudah mulai menghubungkan antar bangsa di berbagai benua bahkan seluruh belahan dunia.

JAKARTA

Jakarta sendiri merupakan sebuah Ibu Kota Negara dan Kota Terbesar di Indonesia. Dan juga menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat dengan Provinsi pastinya. Jakarta sendiri berada di pesisir bagian barat laut Pulau Jawa dan dahulu juga terkenal dengan beberapa nama. Seperti nama Sunda Kelapa, Jayakarta dan juga Batavia. Di dunia internasional juga Jakarta memiliki julukan sebagai J-Town atau yang lebih populer lagi seperti The Big Durian. Karena Jakarta juga dianggap sebagai kota yang sebanding dengan New York City di Indonesia pastinya. Jakarta juga memiliki luas sekitar 661,52 km2 dengan jumlah kepadatan penduduknya 10.374.235 jiwa berdasarkan sensus tahun 2017. Wilayah metropolitan Jakarta ini atau Jabodetabek yang memiliki sekitar 28 juta jiwa dan merupakan sebuah kawasan metropolitan terbesar di Asia Tenggara. Dan berada di urutan kedua di dunia pastinya.

Jakarta menjadi berbagai pusat bisnis, politik dan juga kebudayaan dan merupakan tempat berdirinya sebuah kantor-kantor swasta, asing dan juga pusat BUMN. Kota Jakarta ini menjadi tempat kedudukan sebuah lembaga-lembaga pemerintahan dan juga kantor sekretariat ASEAN. Kota ini juga memiliki dua bandar udara yakni Bandar Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma. Dan tiga pelabuhan laut yakni Tanjung Priok, Ancol dan Sunda Kelapa. Berada di wilayah strategis pastinya Sunda Kelapa sendiri dahulu menjadi incaran Bangsa Portugis dan berhasil menduduki Malaka.

Peta Jakarta merupakan sebuah gambaran tentang bagaimana permukaan bumi mengenai bidang datar dengan skala yang tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Atau juga peta adalah suatu gambaran permukaan bumi pada bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan sebuah skala. Peta juga bisa disajikan dalam berbagai cara tentunya. Dari mulai peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Istilah peta ini juga berasal dari bahasa Yunani Mappa yang artinya taplak atau kain penutup meja dan secara umum juga peta adalah lembaran seluruh bagian permukaan bumi. Dan berada di bidang datar yang dapat diperkecil atau juga diperbesar dengan menggunakan skala tertentu.

Pada sebuah peta juga merupakan representasi dari dua dimensi suatu ruang tiga dimensi. Dan ilmu yang mempelajari pembuatan peta biasa disebut juga kartografi. Tentunya banyak peta yang mempunyai skala dan dapat menentukan berapa besar objek yang ada pada peta dalam kondisi keadaan yang sebenarnya. Tujuan pembuatan peta juga merupakan untuk membantu suatu pekerjaan juga, misalnya navigasi, pembuatan konstruksi jalan atau juga perencanaan. Dapat menganalisis data spasial seperti perhitungan volume, dan peta juga berfungsi untuk menyimpan informasi. Juga dapat membantu dalam pembuatan suatu desain, misal desain jalan atau juga komunikasi terhadap informasi uang.

Hal yang harus kamu tahu berikut ini:

Julukan: The Big Durian, J-Town

Semboyan: “Jaya Raya” artinya “Jaya dan Besar (Agung)”

Hari jadi: 22 Juni 1527 (umur 489)

Dasar hukum: UU Nomor 29 Tahun 2007

Ibu kota: Jakarta

Area:

  • Memiliki Total luas: 7.659,02 km2
  • Luas daratan: 661,52 km2
  • Luas perairan: 6.997,50 km2
  • Memiliki Latitude: 5° 19′ 12″ – 6° 23′ 54″ LS
  • Memiliki Longitude: 106° 22′ 42″ – 106° 58′ 18″ BT

 

Populasi (2013):

  • Total: 9.988.329
  • Kepadatan: 15.052,84/km2

 

Pemerintahan:

  • Gubernur: Djarot Saiful Hidayat (Plt.)
  • Wagub: Jabatan lowong
  • Ketua DPRD: Prasetyo Edi Marsudi
  • Sekda: Saefullah
  • Kabupaten: 1
  • Kota: 5
  • Kecamatan: 44
  • Kelurahan: 267

 

Suku bangsa:

  • Suku bangsa: Jawa (35,16%)
  • Betawi (27,65%)
  • Sunda (15,27%)
  • Tionghoa (5,53%)
  • Batak (3,61%)
  • Minang (3,18%)
  • Melayu (1,62%)
  • Bugis
  • Aceh
  • Madura Dan lain-lain.

 

Agama:

  • Islam (85,36%)
  • Kristen
  • Protestan (7,54%)
  • Katolik (3,15%)
  • Buddha (3,13%), Hindu (0,21%)
  • Konghucu (0,06%)

 

Bahasa:

  • Indonesia
  • Betawi
  • Jawa
  • Tionghoa
  • Sunda
  • Inggris

Dahulu Jakarta juga dikenal sebagai Sunda Kelapa pada zaman kerajaan Sunda. Jayakarta atau Djajakarta atau juga Djakarta dan Jakarta pada saat kedudukan Jepang. Dan Jakarta juga selalu menjadi pusat aktivitas manusia. Dengan keberadaan Sungai Ciliwung ini dan juga kotanya yang terletak di bagian barat laut Pulau Jawa ini juga menjadi saksi sejarah akan berbagai masa pemerintahannya. Berada di wilayah yang strategis pastinya tentu saja enggan menghadapi pertumpahan darah Kerajaan Sunda menyerahkan Sunda Kelapa kepada Portugis. Dengan kejadian ini juga menjadi masalah karena Sultan Demak pun mulai amarah lalu beliau mengirimkan pasukan tentara untuk merebut Sunda Kelapa dari Portugis. Pada saat itu juga berhasil mengusir Portugis dan sang Sultan Demak pun memerintahkan kepada utusannya untuk mendirikan sebuah Kesultanan Banten. Dan menyerahkan pengurusan wilayah Sunda Kelapa menjadi Kerajaan baru.

Nama Sunda Kelapa tersebut kemudian diubah menjadi Jayakarta. Pada saat masa penjajahan Belanda dan menjadikan Jayakarta ini sebagai basis pemerintahan dan kemudian mereka mengubah namanya menjadi Batavia. Pada saat masa kekuasaan VOC kemudian pembangunan dipusatkan di kawasan yang kini kita kenal Kota Tua. Dan berada dekat dengan laut utara pada tahun 1619-1799. Berakhir juga masa VOC dan kemudian diambil alih oleh pemerintahan Belanda, Kota Baru tersebut dikembangkan di bagian selatan pada tahun 1809 hingga 1942.

Dan selama kedudukan Jepang, Jakarta sendiri tidak mengalami banyak perkembangan dalam hal penataan kota. Setelah proklamasi kemerdekaan pun jakarta masih menggunakan ejaan lama yakni Djakarta dan dipilih sebagai Ibukota Negara. Pada saat pembuatan Peta Jakarta ini orang pertama yang tersebut bernama Gunther Holtorf. Hal tersebut beliau lakukan karena tidak mendapatkan peta tata ruang yang ia butuhkan. Tentunya untuk menyelesaikan pekerjaan dari Dina Tata Kota Jakarta pada waktu itu. Dan yang dia dapatkan adalah Peta Jakarta pada masa Belanda dan masih berisikan Jatinegara, Menteng, Kota dan juga sedikit Kebayoran. Gunther Holtorf kemudian mulai berjalan menyusuri gang-gang di Jakarta. Dan pada pukul 6 sampai 9 pagi hari kerja dan seharian penuh pada hari libur nya terus melakukan penelusuran tersebut. Hingga sudah 4 tahun tepatnya pada tahun 1977, ia menghadiahkan Peta Jakarta dan edisi pertama pada ulang tahun jakarta waktu itu yang ke-450 tahun.

Add Comment